Home » EKONOMI » 4 Kali Di Ajak Mediasi 3 Kali First Travel Tidak Hadir

4 Kali Di Ajak Mediasi 3 Kali First Travel Tidak Hadir

KartuFlush.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyebutkan mulai mengidentifikasi persoalan pada program perjalanan beribadah umrah First Travel pada awal th. 2017. Mulai sejak 2016 sebenarnya telah ada laporan yang diperuntukkan pada Kemenag.

” Ada laporan di 2016 namun selekasnya dilakukan tindakan dengan mengomunikasikan ke pimpinan First Travel. Waktu itu ada tanda-tanda jamaah tidak berhasil pergi, ” kata Kepala Biro Humas, Data, serta Info Kemenag Mastuki dalam satu diskusi di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Lalu, pada bulan Februari sampai Maret 2017, makin banyak laporan dari orang-orang tentang First Travel yang tidak berhasil memberangkatkan calon jemaah.

Laporan itu ada yang segera diperuntukkan ke Kemenag ataupun kanal yang lain, termasuk juga Yayasan Instansi Customer Indonesia (YLKI).

Dalam laporan itu diketemukan makin banyak calon jemaah yang tidak berhasil pergi ke Tanah Suci. Skema keberangkatan terjadwal juga tidak dikerjakan dengan baik.

Kemudian, Kemenag mulai lakukan rangkaian mediasi. Pasalnya, kebutuhan jemaah mesti diprioritaskan serta perusahaan penyelenggara beribadah umrah (PPIU) harus lakukan service terstandar pada jemaah.

” Kami mediasi hingga empat kali sebelumnya 18 Juli 2017 ketemu OJK (Otoritas Layanan Keuangan). 3 kali dari First Travel tidak ada, ” ungkap Mastuki.

Ia mengungkap, pihaknya menyayangkan ketidakhadiran itu. Pasalnya, mediasi dikerjakan supaya semuanya pihak yang berkaitan bisa berdiskusi serta temukan jalan keluar yang baik.

First Travel kirim kuasa hukumnya, tetapi tidak diterima oleh pihak Kemenag karena tak ada surat pekerjaan.

Mastuki menjelaskan, dalam mengatasi masalah First Travel, Kemenag juga berkomunikasi dengan OJK. Argumennya, OJK memberikan indikasi ada usaha pengumpulan dana orang-orang untuk investasi.

” Jemaah banyak yang memberikan laporan. Kemenag membahas beragam bagian, lalu kami cabut izinnya, dengan argumen salah nya ialah penelantaran jemaah, ” terang Mastuki.

Sumber : Kompas.com

Author: Admin
Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *